» » Tasdi Tak Puas Pembangunan Kantor 

Tasdi Tak Puas Pembangunan Kantor 

Penulis By on 28 September 2017 | No comments

Tasdi Tak Puas Pembangunan Kantor 


Beberapa item pekerjaan pada proyek pembangunan kantor Kecamatan Purbalingga Kota akan rancang ulang. Pasalnya, para proyek tersebut genteng yang sudah terbeli, direncanakan akan diganti. Hal tersebut menyusul kekecewaan Bupati Tasdi yang merasa perencanaan pembangunan proyek kurang matang.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Ir Setiyadi, MSi mengatakan, pada perencanaan awal memang menggunakan genteng tanah. Hal itu dilakukan karena menyesuaikan anggaran yang tersedia. Namun, dengan permintaan Bupati maka perencanaan akan diubah, tetapi nantinya ada beberapa item pekerjaan yang bisa ditunda. Karena anggaran dialihkan untuk membeli genteng keramik.
"Atas permintaan Bupati untuk mengganti genteng tanah dengan genteng keramik akan ditindaklanjuti. Jadi, ada item yang akan diubah, misalnya anggaran paving bisa dialihkan dulu, dan paving halaman kecamatan diteruskan pada tahun anggaran 2018," kata Setiyadi, Selasa (26/9).
Saat melakukan peninjauan proyek kantor kecamatan kota, Bupati Tasdi mengaku kecewa dengan pelaksanaan pembangunan kantor kecamatan Purbalingga Kota. Selain karena keramik tanah liat, yang dinilai kurang bagus, dia juga mendapati pengerjaan cor yang terkesan asal-asalan.
Pada gedung yang dibangun di Jalan Cahyana Baru Penambongan, Tasdi mendapati cor-coran penyangga tiang besi atap tidak utuh. Sehingga tiang tersebut harus disambung, jadi cor semen tersebut terkesan kurang matang dalam perencanaan.
"Terus terang saya kecewa dengan progres pembangunan kantor Kecamatan Purbalingga Kota. Terkesan perencanaannya kurang matang. Saya meminta bangunan-bangunan baru yang difavoritkan dibangun dengan kualitas bahan bangunan yang lebih baik. Untuk genteng, misalnya, saya sejak awal meminta untuk dibuat genteng keramik, bukan genteng tanah liat. Genteng ini kurang bagus, mana banyak yang tompel," kata Tasdi.
Diketahui, proyek pembangunan kantor kecamatan Purbalingga kota direncanakan menelan anggaran Rp 4 miliar. Jangka waktu penyelesaian 120 hari kalender yang dimulai tanggal 8 Agustus 2017. Pekerjaan konstruksi digarap oleh PT Adhimukti Wira Kencana, dan konsultan Pengawas CV Cakrawangsa Konsulindo.
Tasdi mengharapkan, bangunan yang difavoritkan bisa dikerjakan, dengan biaya besar  bisa memberikan hasil yang bagus. Beberapa proyek yang saat dini sedang dikerjakan antara lain gedung SMPN 3 Purbalingga, Lingkungan Industri Kecil (LIK), keduanya di wilayah Kelurahan Purbalingga Lor. Kemudian Puskesmas Karangjambu, PDAM, kantor kecamatan Rembang, dan kantor kecamatan kota. "Saya meminta bangunan yang dibangun era sekarang, kualitasnya bagus sekalian sehingga bisa tahan lama. Jika di rencana awal menggunakan genteng tanah, maka saya minta untuk diganti," kata Tasdi.
Dalam tinjuannya kemarin, Bupati meminta agar pelaksana proyek untuk mengantisipasi datangnya musim penghujan. Sehingga pengerjaan proyek harus bisa dipercepat, mengingat efisiensi waktu dan biaya. "Jangan ada alasan, pembangunannya terlambat karena hujan. Cuaca harus sudah diperhitungkan matang," kata Tasdi. (aminbellet@gmail.com)
The post Tasdi Tak Puas Pembangunan Kantor  appeared first on SatelitPost.
Baca Berita Lainnya