Informasi Purbalingga Terkini dari berbagai sumber. [Support by Playstation-Net , Radar Banyumas, Satelit Post]

Bendungan Suro Rusak, Pengairan Tak Maksimal

Bendungan Suro Rusak, Pengairan Tak Maksimal
Dec 5th 2017, 08:27, by Galih Yoga Priyambodo

Masyarakat Desa Grantung Kecamatan Karangmoncol berharap ada perbaikan permanen di bendungan Suro di Sungai Karang. Sebab, sejak jebol dua tahun lalu, irigasi untuk pertanian menjadi tidak maksimal. Hal itu disampaikan oleh Kades Grantung, Soko Nur Adin, kemarin (4/12).
Soko Nur Adin mengatakan, tanggul  jebol pada akhir 2015 lalu, karena diterjang oleh banjir. "Bendungan tersebut memiliki panjang sekitar 90 meter, separuh tangguh jebol, di bagian tengah. Sejak jebol waktu itu, penanganan sementara dilakukan dengan tanggul darurat menggunakan Bronjong," kata dia.
Penggunaan tanggul darurat ini dinilainya tidak maksimal. Padahal, irigasi tersebut merupakan sumber air utama bagi lahan pertanian seluas 110 hektare di desa tersebut.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Nara Tani Desa Grantung, Rahmat Sutanto mengatakan, dia dan masyarakat lainnya berharap segera dibangun bendungan permanen. Sehingga perairan  bisa maksimal. Mengingat Desa Grantung merupakan satu di antara lumbung padi di Kabupaten Purbalingga. Lebih dari 80 persen penduduknya bermata pencaharian sebagai petani yang sangat bergantung pada irigasi dari Sungai Karang.
“Kami berharap ada perhatian dari pemerintah segera memperbaiki Bendungan Suro tersebut, sehingga petani tidak lagi kesulitan mendapatkan air saat musim tanam,” katanya. (min)
The post Bendungan Suro Rusak, Pengairan Tak Maksimal appeared first on SatelitPost.

Pembangunan Akses Bandara JBS Terhambat

Pembangunan Akses Bandara JBS Terhambat
Dec 5th 2017, 08:27, by Galih Yoga Priyambodo

Bandara Jenderal Besar Soedirman merupakan proyek besar yang sudah digarap bertahun-tahun. Meski demikian, hambatan terus saja muncul. Terakhir, hambatan muncul dari sisi warga.
Sedikitnya enam orang menolak menjual tanah mereka untuk keperluan pelebaran jalan menuju bandara.  Hal ini pun membuat proses pembebasan tanah ke dihentikan. Selanjutnya, akan segera dicari jalur alternatif sebagai akses jalan utama masuk Bandara Jenderal Besar Soedirman.
Hal itu, terungkap dalam rapat koordinasi pengadaan tanah untuk pembangunan akses jalan utama Bandara Jenderal Besar Soedirman di Pendapa Kecamatan Bukateja, Senin (4/12). Enam warga yang menolak adalah Sutomo (Desa Tidu), Rojiah (Desa Tidu), Warsini (Desa Wirasaba), Warsem (Desa Wirasaba), Sumarjo (Desa Wirasaba), serta Partinem (Desa Wirasaba). Seluruhnya, merupakan warga Kecamatan Bukateja.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kabupaten Purbalingga Ir Setiyadi MSi mengatakan, rapat koordinasi tersebut merupakan pertemuan ataupun rapat terakhir terkait dengan persetujuan warga. Sehingga, jika ada satu saja warga yang tidak setuju, maka semua akan batal karena semuanya merupakan satu kesatuan.
Penghentian proses pembebasan tanah akses jalan utama masuk bandara dinyatakan dihentikan, dengan ditandai penandatanganan berita acara pemberhentian proses pembebasan tanah ruas Desa Tidu – Wirasaba. Penandatanganan dilakukan oleh seluruh warga terdampak, serta disaksikan oleh yang hadir.(min)
The post Pembangunan Akses Bandara JBS Terhambat appeared first on SatelitPost.

Trotoar Di Purbalingga Tak Mungkin Diganti

Trotoar Di Purbalingga Tak Mungkin Diganti
Dec 5th 2017, 08:27, by Galih Yoga Priyambodo

Trotoar licin di sejumlah bilangan protokol di Purbalingga dikeluhkan ratusan bahkan ribuan orang. Meski demikian, pemerintah kabupaten setempat tetap tak bergeming.
Meski sudah membuat banyak orang terjatuh, dinas terkait tetap enggan melakukan penggantian keramik. Mereka beralasan, trotoar tersebut merupakan proyek yang baru selesai dan tidak mungkin diganti.
"Tidak mungkin diganti, itu barang baru dan masih dalam masa pemeliharaan," kata Kepala DPU-PR Purbalingga, Setiyadi, kemarin.
Meski memunculkan kesan bahwa pemkab tak peduli dengan masyarakat, Setiyadi tetap menampik anggapan tersebut. Ia berkilah, tidak direnovasi tidak berarti pemerintah tak mendengar suara masyarakat.
"Aspirasi itu kan tidak langsung ditanggapi. Kalau setiap ada keluhan kita bongkar, nanti setelah dibongkar ada yang komplain, masa kita bongkar lagi. Pembangunan itu pasti ada plus minus," kata dia.
Lebih lanjut Setyadi menyampaikan, diantara keramik trotoar yang licin. Terdapat satu lajur keramik dengan tekstur kasar. Tujuan tersebut adalah diperuntukkan sebagai jalur bagi difabel. Sehingga dibuat pembeda. Namun, jika pun penggantian keramik tidak sepenuhnya, namun diganti satu keramik dengan tekstur sama seperti jalur difabel, itu pun tidak bisa dilakukan dalam dekat ini.
“Speknya memang seperti itu, itu yang kuning (tekstur kasar, red) untuk jalur difabel. Hanya saya, untuk ke depannya pasti akan jadi perhatian sebagai pertimbangan,” ujarnya.
Sementara itu, Kabid Bina Marga dan jembatan DPU-PR Purbalingga Nugroho menyampaikan, bahwa dari pihak rekanan bersedia membenahi kondisi tersebut. Pada bagian yang miring akan diganti dengan tekstur yang lebih kasar. Namun, sampai saat ini kondisi trotoar belum ada perubahan yang berarti.
Diberitakan sebelumnya, Kondisi trotoar yang licin dan dikeluhkan oleh masyarakat mendapat sorotan dari kalangan legislatif Kabupaten Purbalingga. Karena kondisi yang tidak nyaman dan sampai ada korban, maka pemerintah daerah wajib bertanggung jawab. Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua DPRD Adi Yuwono.
“Itu memang harus segera direnovasi, harus itu, karena memakan korban dan pengguna tidak nyaman, pemerintah daerah sudah harus tanggung jawab,” kata Adi Yuwono, kemarin.
Seharusnya, sudah sejak awal perencanaan harus sudah matang. Apalagi hal tersebut memang diperuntukkan bagi masyarakat.(min)
The post Trotoar Di Purbalingga Tak Mungkin Diganti appeared first on SatelitPost.

Dua Cewek Purbalingga ini Gunakan Obat Batuk Untuk Mabuk, Padahal Masih di Bawah Umur!

Dua Cewek Purbalingga ini Gunakan Obat Batuk Untuk Mabuk, Padahal Masih di Bawah Umur!


Satres Narkoba Polres Purbalingga menggelar razia peredaran narkoba di beberapa titik di Kota Perwira, Sabtu (2/12) malam. Antara lain, tempat hiburan malam, rumah kos, dan beberapa titik yang dinilai berpotensi menjadi tempat penyalahgunaan narkoba.
Meski demikian, dalam aksi kemarin, tim dapat dikatakan pulang tanpa hasil. Sebab, alih-alih mendapati penyalahguna narkoba, dari sekian banyak tempat yang mereka datangi, mereka hanya menemukan dua orang remaja putri yang tengah mabuk. Kedua wanita tersebut juga masih tergolong di bawah umur.
Mendapati kondisi ini, tim kemudian menginterogasi kedua remaja  tersebut. Hasilnya, dinyatakan bahwa gadis-gadis tersebut merupakan warga Kalikabong. Kedua perempuan belia ini kemudian dibawa ke Mapolres untuk mendapatkan pembinaan.
Kasat Reserse Narkoba AKP Senentyo membenarkan hal ini. Menurutnya, saat ditemukan keduanya tengah berada dalam kondisi mabuk. Hanya saja, keduanya tidak mengonsumsi minuman keras. "Dua perempuan dalam kondisi mabuk, mereka mengonsumsi obat batuk sachet dalam jumlah banyak. Kami amankan dan dikasih pembinaan sebelum akhirnya di kembalikan ke orang tua yang beralamat di Kalikabong,” katanya.
Pihaknya mengimbau, agar orang tua lebih memperhatikan lagi anak-anaknya. Terlebih yang masih di bawah umur. Jangan sampai terjerumus pada pergaulan yang salah, dengan mengonsumsi narkoba dan pergaulan bebas.
AKP Senentyo mengatakan, kegiatan kemarin sengaja dilaksanakan untuk mencegah peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba. Khususnya di tempat hiburan malam maupun rumah kos. Hal ini juga sebagai upaya cipta kondisi menjelang Natal dan tahun baru.
“Sasaran giat kali ini adalah tempat hiburan malam dan tempat kos, kemarin (Sabtu, red) kita lakukan di wilayah Kalimanah dan Kutasari, selain itu di kompleks pasar hewan juga dilakukan pemeriksaan,” katanya, kemarin.
Di tempat kos, pemeriksaan dilakukan tes urine kepada pada penghuni kos. Sedang di tempat hiburan malam, tes dilakukan kepada pengunjung dan para pegawainya. Selain melakukan pencegahan narkoba, juga untuk mengetahui persebaran virus HIV/AIDS.
“Penghuni kos, pengunjung dan  pekerja tempat hiburan malam kita lakukan penggeledahan dan pemeriksaan urine. Selain itu bersama tim medis dari Puskesmas Kalimanah kita lakukan pengecekan darah terkait virus HIV/AIDS,” ujarnya.
Lebih lanjut AKP Senentyo mengatakan, dari hasil pemeriksaan tidak ditemukan adanya narkoba di tempat hiburan maupun tempat kos yang disambangi. Sedangkan untuk pemeriksaan urine hasilnya semuanya negatif narkoba. Begitu juga pada hasil tes HIV/AIDS,  hasil pemeriksaan tim medis tidak ditemukan orang terdeteksi.
“Dengan kegiatan razia yang sudah dilakukan semoga dapat mencegah peredaran dan penyalahgunaan narkoba sehingga dapat menciptakan situasi kondusif menjelang Natal dan tahun baru,” kata dia. (min)

The post Dua Cewek Purbalingga ini Gunakan Obat Batuk Untuk Mabuk, Padahal Masih di Bawah Umur! appeared first on SatelitPost.

Siswa SMK Negeri 1 Kaligondang Raih Prestasi Tingkat Provinsi

Siswa SMK Negeri 1 Kaligondang Raih Prestasi Tingkat Provinsi


Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1 Kaligondang kembali menyabet prestasi tingkat provinsi. Prestasi kali ini dipersembahkan oleh Rois (17) siswa kelas XII Jurusan Teknik Kendaraan Ringan (TKR). Anak seorang petani asal Timbang, Kecamatan Kejobong ini menjadi yang terbaik pada Lomba Kompetensi Siswa (LKS) ke-26 Jateng,  di Pati , (27–29/11).
“Tidak menyangka, tapi sangat bersyukur dan terima kasih kepada semua yang telah mendukung, tidak lupa pada orang tua,” katanya, kemarin.
Dia maju di tingkat Jateng, karena sebelumnya terpilih menjadi juara even yang sama di level Kabupaten. Setelah kembali menjadi yang terbaik di tingkat provinsi, selanjutnya Rois akan menjadi wakil Jateng di tingkat Nasional. Dia berhasil menjadi juara pada mata lomba Automobile Technology.
“Seluruh kabupaten/kota ada perwakilannya, saya mewakili Purbalingga, karena di tingkat kabupaten juga menjadi juara pertama. Setelah ini saya harus belajar dan berusaha lebih  keras lagi, karena akan mewakili Jateng di tingkat nasional,” ujarnya.
Dia menyampaikan, tiga bulan terakhir dia intens  belajar dan berlatih sebagai persiapan. Selama itu, dia harus pandai-pandai mengatur waktu. Karena masih tetap mengikuti kegiatan belajar mengajar seperti biasanya. Belum lagi waktu itu harus menghadapi ujian sekolah juga.
Guru pembimbing Rois,  Andre Yulian Akbar, menyampaikan rasa sukur atas prestasi yang diraih Rois. Setelah di tahun-tahun sebelumnya hanya masuk lima besar, kali ini berhasil menjadi jawara.  Meskipun persiapan termasuk minim. Pasalnya, dalam kurun waktu tiga bulan, efektif belajar atau bimbingan hanya 40 kali pertemuan.
"Persiapan durasinya tiga bulan, tetapi karena siswa ada ujian, kegiatan belajar, dan sebaginya,  efektif pertemuan hanya 40 kali. Termasuk kunjungan ke beberapa tempat untuk belajar," kata Andre.
Pada lomba Automobile Technology ini, peserta harus melalui lima tahapan sebelum masuk tahap final. Antara lain, engine tune up EFI, electrical body, brake system, manual transmission, dan engine mechanical. “Juara II dan III didapat oleh perwakilan dari SMKN 1 Blora dan SMK Muhammadiyah Karanganyar,” ujarnya.
Sementara itu, kelapa sekolah SMK N 1 Kaligondang, F Budi Santoso SPd MSi menyampaikan apresiasi terhadap prestasi yang telah diraih. Predikat tersebut akan menjadi gerbang menuju prestasi yang lebih tinggi bagi Rois. Selain itu juga akan mengharumkan nama sekolah.
“Selamat dan sukses, semoga ke depannya semakin baik, sehingga bisa menjadi juara di tingkat nasional. Dan menuju masa depan yang lebih mudah,” ujarnya.
Dia menambahkan, selain lomba Automobile Technology, SMK N Kaligondang juga meraih prestasi lain di tahun ini. Sebut saja, juara akuntasi tingkat provinsi juga juara I. Kejuaraan lainnya yakni CADD, Painting, dan TSM. (min).
The post Siswa SMK Negeri 1 Kaligondang Raih Prestasi Tingkat Provinsi appeared first on SatelitPost