Dalam rangka penanganan bencana kekeringan di Kabupaten Purbalingga, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purbalingga sejak tanggal 9 September lalu mulai melakukan droping air bersih ke desa-desa yang terdampak kekeringan.
Muhsoni Kepala Seksi Kedaruratan & Logistik BPBD Purbalingga mengatakan sampai pertanggal 12 September kemarin , 32 tangki air bersih sudah menyebar ke 14 desa di sembilan kecamatan.”Kemarin tanggal mulai tangal 9 September droping empat tangki, tanggal 10 Sepetember satu tangki, tanggal 11 September 18 tangki dan berikutnya 9 tangki ” katanya saat ditemui di kantornya
Ia menambahkan droping air disebar ke 14 desa di sembilan kecamatan yakni Kecamatan Bobotsari terdiri dari Desa Banjarsari tiga tangki, Karangmalang dua tangki. Kemudian kecamatan Kejobong terdiri dari Desa Gumiwang dua tangki, Pandansari tiga tangki , dan Langgar satu tangki. Kemudian Kecamatan Kaligondang yang terdiri dari Desa Slinga satu tangki dan Selakambang satu tangki. Kemudian Kecamatan Pengadegan, Desa Pengadegan satu tangki. Lalu Desa Baleraksa Kecamatan Karangmoncol dua tangki dan Desa Wlahar Kecamatan Rembang dua tangki serta Desa Pandansari, Kecamatan Kejobong satu tangki
” Untuk data dropping hari ini sebanyak sembilan tengki, terdiri dari Desa Majatengah Kecamatan Kemangkon, Desa Candinata Kecamatan Kutasari, Desa Pekiringan, Kecamatan Karangmoncol , Desa Tamansari Kecamatan Karangmoncol , dan Desa Selakambang Kecamatan Kaligondang,” katanya.
Ia menambahkan pemerintah dan masyarakat seyogyanya lebih giat menggalakan penghijauan untuk menahan air , supaya air tidak langsung lari ke sungai, ” Ya harus bersinergi antara pemerintah dan masyarakat untuk melakukan penghijauan kembali,” katanya. (cr)
The post Krisis Air Meluas di Purbalingga,BPBD Kirim 32 Tangki Air Bersih appeared first on SatelitPost.