Kepolisian masih terus mengusut kasus pembunuhan pada pasangan suami istri (pasutri) Husni Zakarsih (57) dan Zakiyah Husni (42). Sebelumnya, pasutri warga Tanah Abang, Jakarta itu dibunuh dan jasadnya dibuang di Sungai Klawing, Purbalingga, Senin (11/9).
Jangan dulu percaya berita yang belum tentu kebenarannya. Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya.Dalam pengusutannya, Polres Purbalingga saat ini sedang memburu dua mobil yakni jenis minibus dan pikup. Kapolres Purbalingga AKBP Nugroho Agus Setiawan melalui Kasat Reskrim AKP Tarjono Sapto Nugroho mengatakan, dua mobil tersebut berseliweran di lokasi saat penemuan mayat pasutri tersebut. “Diharapkan, jika dua mobil ditemukan bisa menjadi titik terang dalam mengejar pelaku,” katanya, Selasa (12/9).
AKP Tarjono Sapto Nugroho
Kasat Reskrim Polres Purbalingga
Di sisi lain, Tarjono enggan berspekulasi tentang kabar yang berembus di Purbalingga. Kabar menyebutkan jika pelaku pembunuhan adalah warga Purbalingga. Sebab, jasad dua pasutri yang dari Jakarta itu dibuang di area Purbalingga.
“Jangan dulu percaya berita yang belum tentu kebenarannya. Kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelakunya. Sebab jika itu perampokan, pelaku bisa siapa saja, mengenai dibuang di Purbalingga, ada saja pelaku kejahatan yang memang suka acak,” katanya.
Sementara terkait motif, kemungkinan kasus itu adalah perampokan murni. “Karena di TKP yaitu di rumah korban, barang-barangnya hilang, seperti mobil, perhiasan, dan sejumlah uang,” katanya.
Saat ini, Polres Purbalingga bekerjasama dengan Polda Metro Jaya terus lakukan pengembangan, guna mengungkap pelaku yang membuang jasad korban di Sungai Klawing, Senin lalu. Polisi mengimbau kepada masyarakat agar jangan mudah percaya pada informasi yang beredar di masyarakat. Pasalnya, di media sosial dan pesan berantai ramai beredar kabar bahwa pelaku merupakan mantan anak buah korban yang dipecat.
Tarjono menambahkan, barang bukti yang kemarin diamankan oleh polisi, kemarin dibawa ke Polda metro Jaya untuk bahan pemeriksaan. Selain itu, beberapa tim dari Polda Metro Jaya juga datang ke Purbalingga, untuk melakukan menambah data-data.
"Kemarin tim dari Polda Metro Jaya datang ke Purbalingga, barang bukti dibawa ke Jakarta. Dalam waktu dekat akan dilakukan reka ulang di lokasi penemuan mayat. Kami tetap berkoordinasi untuk mengungkap kasus ini,” ujarnya.
Sementara itu, dua jenazah korban pada Senin (11/9) malam sudah dibawa pulang oleh pihak keluarga ke Pekalongan. "Usai autopsi jenazah dibawa pulang keluarganya untuk dimakamkan di Pekalongna," ujarnya.
Diberitakan sebelumnya, dua mayat ditemukan di aliran Sungai Klawing tepatnya di bawah jembatan Desa Palumbungan, Kecamatan Bobotsari, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah, Senin (11/9).
Jenazah Husni Zakarsih (57) dan Zakiyah Husni (42) warga Jalan Pengairan No 21 RT 11 RW 6 Kelurahan Bendungan Hilir, Kecamatan Tanah Abang, Kabupaten Jakarta Pusat, itu diduga merupakan korban perampokan.
Sejumlah barang berharga seperti emas, uang, sertifikat tanah, mobil dan brankas hilang dibawa perampok. Sedangkan pemilik rumah, Husni dan Zakiyah tewas dan mayatnya dibuang warga di wilayah Purbalingga.
Mayat keduanya dalam kondisi terbungkus seprei dan terikat. Keduanya diduga kuat merupakan korban pembunuhan. Berdasarkan hasil pemeriksaan tim dokter, kedua korban mengalami luka bacok pada kepala bagian belakang dan wajah. Korban diduga tewas kurang lebih enam jam sebelum jasadnya ditemukan. (aminbellet@gmail.com)
Berencana Membangun Masjid

Zakiah Husni.
Masjid itu rencananya akan dibangun di Banyuripalit, Pekalongan Selatan, Kota Pekalongan. Menurut Maskuri, pembangunan masjid ini telah direncanakan sejak lama oleh kedua korban.
Selama ini warga di gang kampung halaman korban beribadah di musalah. Musalah inilah nantinya yang akan dilebarkan dan dibangun menjadi masjid yang lebih besar. Maskuri mengatakan, korban telah membeli tanah di sekitar musolah untuk perluasan. “Nah hari ini rencananya datang ke sini untuk beli material, mulai pembangunan masjid,” katanya. Belum sempat melaksanakan niat baiknya, kedua korban mengalami kejadian nahas. (lil)
Mobil dan Brankas Hilang

Pekalongan, Selasa (12/9).
“Perkembangan kasus, dari Polsek Tanah Abang dan Polres Jakpus dan Ditreskrimum (Polda Metro Jaya) sudah melakukan olah TKP. Ditemukan beberapa alat bukti seperti bercak darah, juga ada barang-barang yang hilang, ada mobil dan brankas yang hilang,” katanya kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya pada Selasa (12/9) seperti diberitakan Tribunnews.
Usai melakukan olah TKP, selanjutnya Tim Identifikasi katanya akan menuju lokasi penemuan jenazah di Purbalingga, Jawa Tengah. Tujuannya untuk mencari sejumlah saksi, bersamaan dengan pencarian saksi di lingkungan rumah korban di Jakarta.
“Nah, setelah dilakukan olah TKP, kemudian Inafis akan ke Purbalingga. Saat ini dari Polda Metro Jaya dan Polres (Jakarta Pusat) masih mendalami dan mencari saksi-saksi di lingkungan rumah. Mudah-mudahan kita bisa mengungkap siapa pelaku. Anggota sedang bekerja, nanti kita tunggu,” katanya. (lil)
The post Polisi Buru 2 Mobil appeared first on SatelitPost.