» » Di Purbalingga KASUS HIV Naik 3 Kali Lipat

Di Purbalingga KASUS HIV Naik 3 Kali Lipat

Penulis By on 05 December 2017 | No comments

Di Purbalingga KASUS HIV Naik 3 Kali Lipat


Peningkatan kasus HIV/AIDS di Purbalingga selama tahun 2017 dinilai cukup memprihatinkan. Sebab, angkanya mencapai tiga kali lipat dari total kasus yang terjadi di tahun sebelumnya.
Wakil Bupati Purbalingga Dyah Hayuning Pratiwi SE BEcon mengatakan, menurut data Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Purbalingga, catatan kasus yang terjadi di Purbalingga dalam kurun Januari-Oktober 2017 mencapai angka 60 kejadian. Dari jumlah tersebut, 14 penderita di antaranya meninggal dunia.
Jumlah ini terpaut sangat jauh ketimbang catatan KPAD untuk Januari-Desember 2016. Yakni, sejumlah 23-25 kasus.
"Pada 2017 ini peningkatannya signifikan dibanding 2016, hampir  tiga kali lipat. Kalau pada 2016 periode Januari – Desember hanya ada 23-25 kasus, pada 2017 ini sudah terdapat 60 kasus," ujar Tiwi.
Menurutnya, selain peningkatan jumlah kasus, ada hal lain yang juga terbilang sangat memprihatinkan, yakni terkait faktor risiko. Menurutnya, pada tahun sebelumnya, kebanyakan kasus dialami kaum heteroseksual yang sudah dewasa saja. Namun, di tahun ini, banyak kasus HIV yang menjangkiti kaum lajang. Yakni, pada usia produktif 18-26 tahun.
"Kemarin kami bahkan menemukan banyak balita dan bayi yang terinfeksi HIV dari ibunya. Saat pemantauan pekan layanan HIV/AIDS kemarin saya menemukan 22 balita dan 10 bayi terinfeksi HIV. Sungguh saya sangat miris," jelasnya.
Tiwi juga menegaskan, kasus ini harus mendapatkan perhatian semua pihak. Sebab, kasus HIV bak gunung es, hanya terlihat permukaannya saja.
"Saya yakin masih banyak penderita HIV/AIDS di luar data yang belum terdeteksi. Ini harus kita cari. Karenanya tahun ini kita lakukan pekan pelayanan HIV, untuk mencari penderita lain agar perkembangan virus HIV bisa ditekan sekaligus untuk melakukan deteksi dini," katanya.
Pemkab Lakukan Tes dan Bagi Poster
Sekretaris KPAD Heni Ruslanto menuturkan, peringatan Hari AIDS Sedunia kali ini lebih difokuskan pada upaya deteksi dini melalui kegiatan Pekan Layanan Kesehatan khususnya layanan VCT atau tes HIV/AIDS. Kegiatan tersebut telah dilaksanakan sejak 27 November dan akan berakhir pada 2 Desember, pada semua layanan kesehatan masyarakat seperti 22 Puskesmas, laboratorium kesehatan, RSUD dr R Goeteng Tarunadibrata, dan semua rumah sakit non pemerintah.
"Sampai Rabu kemarin (29/11) berhasil melakukan tes kepada 1.159 orang secara sukarela terdiri dari masyarakat umum, ibu hamil, calon pengantin, dan kalangan aparatur. Di antaranya, terdapat hasil tes yang reaktif sebanyak 3 orang," katanya.
Pihaknya, lanjut Heni, juga melakukan sidak di sejumlah tempat karaoke dengan hasil negatif. Selain itu juga bakal dilakukan penyebaran leaflet dan penyematan logo merah HIV/AIDS pada dua perusahaan besar di Purbalingga. Kegiatan ini akan dilakukan Sabtu (2/12) di PT. Boyang Industrial dengan jumlah karyawan 6.300 orang dan PT. Tiga Putra Abadi Perkasa yang memiliki 800 karyawan.
Sementara pada 100 perusahaan lain, dibagikan poster sebagai media sosialisasi tidak langsung. Penyebaran poster juga dilakukan kepada pengelola obyek wisata, restoran, dan hotel. Sebagai puncak acara akan diadakan upacara peringatan HAS pada 4 Desember 2017.(aminbellet@gmail.com)
The post Di Purbalingga KASUS HIV Naik 3 Kali Lipat appeared first on SatelitPost.
Baca Berita Lainnya